Pupuk Organik Cair (POC) Pengaplikasian terhadap pertanian desa kalipepe yang di lakukan oleh mahasiswa KKN ITB Widya gama Lumajang
Oleh : Ana kurniawan.
MAHASISWA KKN DESA KALIPEPE ITB WIDYA GAMA LUMAJANG. BERHASIL MEMBUAT TROBOSAN PUPUK ORGANIK CAIR ( POC ) Serabut kelapa.
Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat mahasiswa KKN ITB Widya gama Lumajang desa kalipepe . Berupa membuat inovasi dalam pertanian yaitu pembuatan pupuk organik cair ( POC ) serabut kelapa dimana pupuk organik ini merupakan suatu langkah yang di berikan oleh temen-temen mahasiswa guna mempermudah pemupukan dan pertumbuhan buah. Pupuk organik cair ini merupakan suatu alternatif pengganti pupuk kimia.
Antusiasme masyarakat dalam sosialisasi terkait pupuk cair serabut kelapa ini mendapat tanggapan yang baik dari masyarakat,karna merupakan suatu cara lain untuk menggantikan pupuk kimia,seiring permasalahan distribusi pupuk kimia hari ini yang masih belum terselesaikan
Pupuk yang di buat oleh mahasiswa KKN ITB Widya gama Lumajang ini merupakan,pupuk yang berbahan dasar dari alam maupun bahan yang ada di lingkungan sekitar dan jenis unsur hara yang terkandung secara alami. Dalam pemberian pupuk untuk tanaman ada beberapa hal yang harus di kedepankan yaitu,pengaruh terhadap perkembangan tanah (fisik,kimia maupun biologi) yang merugikan serta ada tidakanya gangguan keseimbangan unsure hara dalam tanah yang akan berpengaruh terhadap penyerapan unsure hara tertentu oleh tanaman. Pemberian pupuk organik yang diberikan dipadukan dengan pupuk anorganik dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan penggunaan pupuk, baik pada lahan sawah maupun lahan kering. Peran dan fungsi pupuk organik bagi tanah antara lain kesuburan tanah akan meningkat karena adanya penambahan unsure hara humus dan bahan organik ke dalam tanah, sifat fisik tanah dapat diperbaiki. Pupuk organik tidak akan merugikan kesehatan ataupun mencemari lingkungan.
Jenis pupuk yang di gunakan mahasiswa KKN desa kalipepe ini merupakan pupuk organik cair ( POC ) yang berbentuk cairan. Pupuk cair umumnya merupakan ekstrak bahan organik yang sudah dilarutkan dengan pelarut seperti air. Senyawa organik yang mengandung kalium, , pengaplikasiannya pupuk organik cair umumnya dengan cara disemprotkan ke daun atau disiramkan ke tanah. Penyemprotan kedaun perlu menggunakan alat bantu spraryer.
Pengaplikasian pupuk organik cair serabut kelapa.
Pengaplikasian pupuk organik cair ini di terapkan di lahan ikhtiar bumi ,dimana lahan tersebut milik karang taruna desa kalipepe. Pengaplikasian Pupuk Organik Cair ini yaitu dengan mencampurkan hasil fermentasi pupuk organik cair dengan air bersih. Perbandingan antara pupuk cair dan air yaitu 1: 20. Sebagai contoh 50ml Pupuk Organik Cair dicampur dengan air bersih seebanyak 1 liter. Pupuk ini di aplikasikan ke tanaman sayur terong dan tomat.
Bahan yang di gunakan.
Ada pun komposisi kimia yang terdapat dalam serabut kelapa antara lain selulosa, lignin, pyroligeous acid, gas, arang, ter, tannin, dan potasium. Selain itu, sabut kelapa juga mengandung unsur kalium sebesar 10,25 persen sehingga dapat menjadi alternatif sumber kalium organik untuk menggantikan pupuk KCl sintetis.
Pupuk hendaknya disemprotkan ketika matahari tidak sedang terik-teriknya. Paling ideal dilakukan sore atau pagi. Selain sebagai sumber kalium (K) alami, sabut kelapa memiliki kandungan unsur hara lainnya yang bermanfaat bagi tanaman. Kandungan unsur hara tersebut antara lain phospor (P), Calsium (Ca), Magnesium (Mg), Natrium dan beberapa unsur mikro lainnya.
Diharapkan dalam pembuatan pupuk organik cair serabut kelapa ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk menggantikan pupuk kimia. Dan selanjutnya pembuatan pupuk ini akan di lanjutkan oleh karang taruna desa kalipepe,agar pupuk ini menjadi berkelanjutan di lingkungan masyarakat.

Komentar
Posting Komentar